Sabtu, 06 Desember 2008

CINTA DAN PERSAHABATAN

berdoalah sebelum anda mulai bekerja.

Jika kau berfikir ada yang lebih baik, antara cinta dan persahabatan.
Maka pasti kau akan memilih keduanya, karena keegoisan manusia.
Kalau hanya memilih persahabatan saja, maka ini hal yang semu yang kuanggap klise, dan basa-basi.
Tapi kalau aku memilih kata cinta, maka ada rasa yang tertanam disana.
Persahabatan dan cinta adalah dua keping mata uang yang sangat dekat, akrab dan cukup sulit untuk dipisahkan.

Persahabatan tanpa cinta, nol banget. Kenapa ku katakan seperti itu. Kalau kita merasa cocok bersahabat dengan seseorang pasti kita selalu ingin bersama, selalu ingin bercerita. ada masa dimana sulit kita membedakan mana perasaan biasa dan mana perasaan yang penuh cinta.

Perasaan dan cinta yang aku ceritakan disini, bukan bicara soal cinta seorang laki-laki dan perempuan pada umumnya, juga bukan cinta antara seorang suami kepada istrinya, atau sebaliknya, atau cinta seorang ibu kepada anaknya.Tapi cinta seorang sahabat kepada sahabatnya. Sahabat sejati yang kadang dia butuhkan pada saat dia butuh seorang pendengar yang baik, pada saat ada kesedihan dan kegembiraan tentang perjalanan karirnya, tentang hal - hal manis yang ia lalui sepanjang hari, atau tentang kesedihan yang dia alami......hanya saja ada batas.......bukan hal-hal yang menyangkut keluarganya...karena kalau ini terjadi maka bukan PERSAHABATAN DAN CINTA LAGI bisa jadi akan menjadi satu PERSELINGKUHAN.

Ya ..dalam Persahabatan dan cinta tidak ada rasa untuk memiliki, walau kita kadang cemburu kalau sahabat kita pada saat tertentu lebih dekat kepada orang lain, sehingga merasa tidak diperhatikan dan dilupakan. Tapi kalau kedua sahabat selalu bersikap jujur pastilah tidak akan ada perasaan yang ditinggalkan. Dan satu pihak tidak merasa kehilangan....

Dalam kehidupan banyak sekali drama panjang yang harus kita lalui, kita tidak mungkin terkukung pada satu area yang disebut "KELUARGA" mereka adalah bawaan kita yang menempel secara lahir dan bathin didalam jiwa kita. Tidak ada karena persahabatan menghancurkan elemen yang melekat dalam diri kita itu, karena itu pastikan dulu bahwa elemen yang satu itu menjadi satu faktor utama yang harus dijaga dan dipertahankan, yang harus dihargai sebagai simbol bagi langkah kita.
Nach...kita butuh orang lain untuk bicara, untuk juga berbagi, untuk kita bersosialisasi, untuk kita jadikan saudara....persahabatan membuka dunia luas dihadapan kita, bahwa kita tidak sendiri, bahwa kita ada diantara belantara hidup ini. Karena dalam drama panjang kita butuh banyak orang lain.

Kalau orang mengatakan Persahabatan dan cinta, nggak bisa disatukan, maka aku orang yang mengatakan bisa. Nggak mungkin lah kita suka berteman sama seseorang kalau kita tidak merasa orang tersebut membuat kita nyaman, membuat kita senang, membuat kita nyambung, membuat kita kadang-kadang terbebas dgn masalah. Kalau kita nggak suka bersahabat dengan sesorang, pasti sikap kita juga akan lain......siapa elo.....

Ya...gitu deh...aku tunggu komentar teman-temanku mengenai hal ini.......

Untuk sahabat baikku semua......RAEJAL, NONA, EDWIN, GARTONO, RIVI....kAMPUS pAKUAN
Untuk sahabat SMA 16 Jakarta ku.........NIA, NUR, CHRIS, DEDY, DARJAT, SPECIAL FOR SYAMSIAH......
Untuk sahabat ku Pak Djuandi(Bandung, Mbak Betty (Palembang), Komang Dharma(Bali), Bagdja (Bandung) retno (Sumedang) Ana, lida (Palembang)Ibu Elly (Bogor) yang kesemuanya sudah jadi Notaris Top dikota masing-masing.

Special buat sahabat masa kecilku Minda (Prancis Utara) Bertha(Jakarta)Agus Pram, Edi, Fida, Hilda (Australia)

Teman SMP ku yang tiba-tiba nongol lagi.....Eldy, Nana, Deshie, Ujeng, Maryati (yang samapai hari ini pingin sekali aku temui)Ipul, Yusuffrans........

Yang dulu dekat dan ingin sekali aku temui...younie...(mas you)memberikan aku inspirasi dan merubah jalan hidupku. (tadinya aku pingin kuliah di perminyakan tapi jadi berbelok kuliah Hukum). Dimana dia sekarang ya.....?

And Now.....Pak Budi (my bos) Agus(surabaya)sayangku di dunia lain...hahahaha.....Pak Achmad (the best) penyelamatku......ibu Rosa (membuat semangat yang tidak pernah padam.....aku pingin sukses kayak beliau..bo)

Special untuk teman-teman KKI (membuat hidup lebih berarti)............

Bos Yudi yang sangat pengertian dan bijaksana.......sahabat sepanjang masa, nggak pernah marah sama aku, tapi sering aku marahin, yang membuat hidup lebih hidup..thanks a lot telah menjadi laki-laki disampingku...hehehehe (bacanya jangan sambil nyengir)

Firman (adik manis yang kadang aneh dan pelupa)aku sayang kamu man...jadi anak baik-baik ya.....biar nggak dapat anak orang (hahahahaha...sorry becanda)

And Juragan BIRIANTO, tukang ikan yang jadi pengusaha segala macam usaha...termasuk dengan bos Yudi bercita-cita mau bikin "BANDAR CINTA" eh pedagang cinta eh apa ya...
" (haha..macam-macam apa nggak takut jadi teman preman).
Aku nggak mau kehilangan dia walau sedetikpun.........karena selalu bikin aku meledak...... "Kalau berani berbuat berani bertanggung jawab ya....(sorry aku jangan dijewer)". You are my special......thanks for everything.

Dan semua sahabatku yang aku sayangi..............dan aku cintai.

Jumat, 05 Desember 2008

NADILA ZULFA FITHRIYAH


berdoalah sebelum anda mulai bekerja.

NADILA anakku sayang.....ketika kau terlelap dimalam hari, sering kupandangi wajahmu yang manis itu, kuusap wajahmu.......
Anakku sekarang sudah besar, tahun ini usianya sudah 10 tahun.
Ketika kecil dulu, aku tidak pernah membayangkan bahwa ia akan tumbuh dan berkembang sebagai anak perempuan yang cantik dan manis.

NADILA saat ini bersekolah di SD Negeri IV, dikota Bogor.
Dia sering bercerita denganku malam sebelum tidur, ia cerita tentang kegiatan sehari-hari, ada banyak cerita mensrik tentang Nadila.

Waktu kecil dulu, ketika usianya 2 s.d 4 tahun Nadila bersekolah di Sanggar BOBO, beberapa kali pada waktu itu ia dipilih untuk menjadi model dari majalah NAKITA. Usia 3 tahun Nadila saya masukkan les menyanyi ELFA MUSIC STUDIO CAB. BOGOR.(dia memang hobby bernyanyi)

Beberapa kali Nadila mendapatkan juara di bidang menyanyi, dan itu merupakan ke banggaan bagi aku dan suamiku. Mungkin darah seninya mengalir dari ayahnya........

Prestasi demi prasasti sering nadila dapatkan.

Bagaimana dengan di sekolah?????
ternyata nilai mata pelajarannya juga lumayan bagus, sehingga dia terpilih sebagai salah satu siswa beprestasi......yang ayahnya bilang pasti ini ada kesalahan tekhnis..kok anaknya yang jarang belajar tapi kok bisa menjadi siswa berprestasi...tapi itulah kenyataan ternyata Nadila termasuk anak yang pandai.

Selain cerdas Nadila termasuk anak yang sangat mudah bergaul pandai bersosialisasi dengan siapapun, itulah sebabnya dia punya banyak teman, dan

Aku selalu berdoa untuknya agar dia sukses dikemudian hari.

Anakku sayang.....
Cinta bunda padamu, tidak dapat diukur dengan apapun.......

(cerita 1)

berdoalah sebelum anda mulai bekerja.

Senin, 01 Desember 2008

HIV-AIDS DITEMPAT KERJA (2)

berdoalah sebelum anda mulai bekerja.

Menurut data yang ada didunia saat ini ada + 42 juta orang yang terinfeksi HIV-AIDS, tidak ada satu benuapun didunia ini yang dapat menghindari untuk tidak ada virus HIV-AIDS nya. Dan yang paling memprihatinkan ternyata 25 juta diantaranya adalah pekerja.

Seperti yang kita ketahui bahwa kelompok yang paling rentan terinfeksi virus HIV adalah mereka yang berada di usia produktif(antara 15-49 tahun)yang berarti adalah usia kerja.

Kalau kita bicara tentang HIV-AIDS, yang terbayang oleh kita adalah FENOMENA GUNUNG ES. Dimana untuk Indonesia sampai Juni 2008, tercatat ada 18.963 kasus HIV-AIDS, data tersebut berasal dari seluruh propinsi di Indonesia, tidak ada satupun propinsi di Indonesia yang terbebas dari HIV-AIDS. Kalau kita melihat perkembangan HIV - AIDS di Indonesia, sangat luar biasa, dan Indonesia adalah negara ke 3 tercepat perkembangan HIV-AIDS di ASIA. Hal ini mungkin saja terjadi karena memang jumlah orang yang terdata adalah mereka yang memang sudah mengetahui status HIV nya. Padahal banyak orang Indonesia yang tidak tahu bahwa di dalam dirinya ada virus HIV. Kebanyakan mereka yang tercatat dan terdata itu adalah mereka yang sudah memasuki fase AIDS.

Ketidak tahuan, Stigma, dan diskriminasi menyebabkan informasi yang salah terhadap HIV-AIDS. Dahulu banyak orang mengatakan bahwa orang yang terinfeksi HIV-AIDS adalah mereka yang dalam hidupnya memiliki "resiko". Entah apakah ia seseorang "sex aktif" ataukah ia seorang "pecandu narkoba". Tapi kenyataannya saat ini sudah banyak istri-istri yang setia pada pasangan (ibu rumah tangga), anak-anak kecil yang dilahirkan dari seorang ibu yang HIV+.

Bayangkan kalau ada seorang Penjaja SeX (PSK) yang HIV+, berhubungan dengan laki-laki, kalau kita menghitung dia memiliki hari kerja 20 hari dalam sebulan, dengan rata-rata pelanggan sebanyak 3 orang sehari. kemungkinan akan terpapar HIV sebanyak 60 orang, lalu kalau dari 60 orang tersebut 30 diantaranya memiliki istri, kemungkinan si istripun dapat tertular (terpapar) virus HIV, begitu seterusnya ketiga diantara para istri tersebut kemudian hamil, lalu melahirkan anak. Kemungkinan anak-anak tersebut juga dapat terinfeksi virus tersebut.

Begitu juga seorang pecandu narkoba suntik, yang selalu dan lebih bahagia kalau mengkonsumi narkoba suntik bersama dengan teman-temannya (Sharing)kemungkinan untuk tertular virus tersebut juga sangat besar. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini penularan yang terbesar aalah dari Narkoba suntik.

Apa yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk hal seperti ini.
Hal yang menarik adalah "BANYAK ORANG YANG TIDAK TAHU STATUS HIV NYA, BAHWA HIV BISA MASUK KEMANA SAJA BISA DIRI KITA, KELUARGA KITA, LINGKUNGAN SEKITAR KITA, BAIK ITU LINGKUNGAN DI TEMPAT KERJA, MAUPUN LINGKUNGAN RUMAH"
Kalau ada keperdulian perusahaan terhadap program pencegahan HIV-AIDS maka perusahaan tersebut telah ikut menahan laju perkembangan HIV-AIDS di Indonesia, dapat menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang sehat, meningkatkan profit perusahaan, secara otomatis jika pekerja diperusahaan semua sehat, semangat bekerja akan selalu ada dan terus bertambah. dan tentu saja akan ada pengurangan biaya medical yang sangat besar, tingkat absensi berkurang, dlsbgnya.

Sangat mudah merancang program pencegahan di tempat kerja, tidak perlu dana yang banyak, lakukan pemberian informasi mengenai bahaya HIV-AIDS di perusahaan tidak harus berbentuk formal tapi informal akan lebih masuk dan dimengerti oleh pekerja. Sosialisasi dilakukan dapat bersama-sama dengan program lain diperusahaan, apakah di K3, atau penyuluhan di DKM, atau kegiatan-kegiatan perusahaan. Saya katakan tidak perlu dana yang besar karena banyak cara untuk mensiasatinya, yang penting ada kemauan baik personal maupun komitmen dari manajemen perusahaan.

KENAPA HIV-AIDS DIBICARAKAN DI TEMPAT KERJA

PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV-AIDS DI TEMPAT KERJA adalah sebuah progran yang sangat menarik untuk dibicarakan.
mengapa tempat kerja menjadi focus utama? Ya karena di tempat kerja, ada banyak orang dan organisasi yang terstruktur dengan baik, sehingga program pencegahan dapat dilakukan dengan baik.

Didalam suatu organisasi perusahaan, selain ada pengusaha, ada juga unsur Serikat Pekerja. Dan satu-satunya persoalan dimana antara pengusaha dengan union yang tidak ada sandungan, mereka dapat bersama-sama melakukan pencegahan HIV-AIDS di perusahaan.

Fakta mengatakan perusahaan yang sudah mendapat informasi secara benar, dapat menyelenggarakan program pecegahan dan penangulangan HIV-AIDS secara benar pula. Program pencegahan disini adalah memberikan informasi secara benar kepada karyawan

Seperti yang kita ketahui ada banyak jenis perusahaan dimana karyawannya memiliki resiko tinggi untuk tertularnya virus HIV-AIDS. Seperti perusahaan pertambangan, oil dan gas, sektor transportasi, atau perusahaan Distribusi.Dimana umumnya pekerja yang bekerja di perusahaan tersebut banyak melakukan perjalanan, jauh dan terpisah dari keluarga. akan tetapi tidak juga bisa pungkiri di perusahaan Manufaktur dimana banyak sekali karyawan/buruh pabrik yang umumnya tinggal (kost) disekitar pabrik.
Kenyataannya Dan disini ada transaksi sex bebas dikalangan pekerja, apa mungkin begitu?????????????????

akan dilanjutkan ......besok lagi

HIV - AIDS DI TEMPAT KERJA

Juli 2003, adalah tahun dimana ada sesuatu yang sangat berarti yang saya dapatkan.
Pada waktu itu sebagai pengurus dari APINDO (ASOSIASI PENGUSAHA INDONESIA) KAB. BOGOR, saya ditugaskan untuk mewakili organisasi tersebut mengikuti TOT (TRAINING OF TRAINERS) TRIPARTIET NASIONAL Mengenai PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV-AIDS DI TEMPAT KERJA.
Training tersebut diselenggarakan selama 4 hari di NOVUS HOTEL Puncak.
Sebenarnya saya paling malas mengikuti training yang awalnya menurut saya tidak ada manfaatnya sama sekali. kenapa saya katakan tidak ada manfaatnya karena HIV -AIDS???? apa itu...saya saya tahu itu kan penyakit orang-orang nggak bener, mana adalah diperusahaan orang sakit HIV-AIDS bekerja.

Pada saat training di hari pertama berlangsung, saya bersama sahabat saya ibu Dinar (HRD PT. Ricky Putra Globalindo) benar-benar jadi pengembira saja.
Selama training berlangsung saya berkenalan dengan seorang wanita yang bernama Yanti, waktu itu saya pikir dia dari unsur UNION atau Disnaker, saya nggak sempat tanya macam-macam kedia. Tapi yang jelas saya selalu duduk dekat Yanti dan ngobrol serta makan bersama dia.

Pada hari ke tiga, ada acara diskusi mengenai HIV-AIDS, dalam acara diskusi tersebut saya sempat mengemukakan agar orang - orang yang terinfeksi HIV_AIDS tersebut di Karantina saja, atau boleh perlu ditembak mati saja, karena mengotori dunia, dan bikin repot orang yang hidup saja, kata saya pada waktu itu.

Setelah acara diskusi selesai, malamnya ada acara bagi peserta untuk menonton film tentang kesaksian ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS)cukup serius saya memperhatikan film entang kesaksian ODHA tersebut, sampai tanpa saya sadari saya cukup terkesan dengan kesaksian mereka, dan ada satu orang di film tersebut yang rasanya saya kenal, Siapa dia???????

Alangkah terkejutnya saya, ketika film usai dan lampu di ruangan yang semula dipadamkan kemudian menjala. saya melihat sosok sahabat saya yang saya baru kenal selama training tersebut, ya dia adalah YANTI.
Yanti, bercerita bahwa dia tertular virus HIV-AIDS dari suaminya, yang sekarang sudah meningal dunia, dan satu dari dua orang anaknya pun ternyata HIV +.
SUBHANALLAH, Yanti bercerita pada mulanya dia tidak mengerti mengapa dia di vonis oleh dokter bahwa H+, dia adalah seorang ibu rumah tangga, yang setia pada pasangannya, tidak pernah macam-macam. Dan yang paling menyakitkan adalah perlakuan yang dia terima dikantor di tempatnya bekerja. Yanti di diskriminasi oleh lingkungan sekitarnya.
Bahkan ketika tetangga dan jemaat gererejanya tahu bahwa suaminya meninggal karena HIV tidak ada orang yang mau membantu dirinya dan keluarganya untuk mendoakan memakamkan suaminya.

Saya sangat terkesan dan terkejut sekali dengan pengakuan Yanti ini, dia tidak pernah tahu mengapa virus itu bisa ada pada diri suaminya, dan dia juga tidak pernah menyaari bahwa dirinya dan seorang anaknya juga harus tertular virus itu.
Ternyata banyak orang-orang yang tidak berdosa saat ini terinfeksi virus HIV-AIDS. Pada saat itu ingin rasanya saya menarik ucapan saya yang telah mediskriditkan orang dengan HIV-AIDS . Tapi bibir saya menjadi kelu, yang ada air mata saya mengalir tak henti-hentinya. Ada rasa terharu, sedih, dan perasaan lainnya.

Dalam training tersebut saya mulai tahu bahwa virus HIV-AIDS bisa datang dan menular kepada siapa saja, baik tua, muda , kaya, miskin, virus tersebut tidak pandang bulu bisa masuk ke diri semua orang. Yah..baik dirikita pribadi, keluarga, tetanga dan orang-orang yang kita kenal

Teringat saya, bagaimana kehidupan karyawan - karyawan pabrik baik yang di Gunung Putri, maupun Narogong Bekasi. Dimana mereka tinggal di tempat-tempat kos di sekitar pabrik, yang tentu saja ada kehidupan sex yang terselubung. Dimana seorang buruh pabrik wanita bisa saja dikencani oleh karyawan pabrikyang lain, dan bagaimana mereka dapat berganti pasangan dengan mudah.

Mulanya saya tidak percaya dikantor saya, tidak mungkin ada HIV-AIS nya orangnya kan Alim-Alim, mereka memakmurkan mushollah, apalagi hari Jumat mushollah di kantor selalu penuh (dulu saya masih sebagai HRD PT. MEGASARI.Tapi setelah saya mendengarkan testimoni dari Yanti, semua pandangan saya tentang HIV-AIDS berubah, yach...adalah suatu bentuk tanggung jawab bagi saya untuk menyebarkan virus informasi HIV-AIDS ini kesemua kalangan, tidak hanya pada lingkungkan kantor tapi juga lingkungan rumah saya.

Ditambah lagi 2 hari setelah saya pulang dari TOT tersebut 3 orang anak gadis, yang merupakan tetangga saya ditangkap polisi karenaNYABU (Pakai Narkoba). Padahal mereka semua berasal dari keluarga baik-baik, dan terpandang. Ngeri...sekali saya memikirkan kalau mereka bisa terkena virus HIV juga, ya....itu karena pengguna Narkoba suntik biasanya selalu SHARING untuk menggunakan Narkoba suntik, dan tentunya hal itu sangat beresiko.
aining
Tidak terbayangkan sebelumnya oleh saya, keika saya selesai TOT dan kemudian saya ditawari oleh Pak Aziz dan Pak Bambang dari Komite Kemanusiaan Indonesia (KKI) untuk bergabung dengan mereka untuk melakukan sosialisasi keperusahaan-perusahaan.
tentu saja tawaran itu saya sambut dengan baik...karena saya bertekad untuk sebanyak mungkin dapat membantu menyebarkan informasi tentang HIV-AIDS ini kepada masyarakat luas, karena saya berada di dunia usaha, maka bersama-sama dengan KKI saya melakukan s

Minggu, 30 November 2008

Nama lengkapnya NADILA ZULFA FITHRIYAH.
Saat ini usianya 10 tahun, duduk di kelas 5.dia anak satu-satunya yang aku milikku.
Dilahirkan sebagai anak tunggal tapi dia bukanlah anak yang manja, sangat mandiri dan tidak cengeng.

Nadila, anak yang aktif, dia suka menyanyi, sejak usia 3 tahun ia ikut les nyanyi di ELFA MUSIC STUDIO cabang Bogor. beberapa kejuaraan menyanyi yang dia ikuti mendapatkan hasil yang tidak mengecewakan, ya...berapa kali dia memenangkan kejuaraan.

Sekarang dia sudah kelas 5 SD, disekolah prestasi Nadila juga tidak mengecewakan, walaupun setiap hari saya harus sedikit berteriak kalau menyuruh dia untuk belajar..ternyata anakku terpilh menjadi siswa berprestasi disekolahnya.

Ada cerita lucu yang sampai hari ini selalu saya dan ayahnya ingat.Yaitu ketika dia duduk di kelas 3 SD, ada PR Pelajaran Bahasa Indonesia, dimana dia harus bercerita tentang keluarga. Dia merubah nama ayahnya menjadi FERLANDI DANIEL FEBRIAN, ini yang membuat ayahnya kaget...lho..kok nama ayah Dila berubah"kata ayahnya".
Dengan entengnya Nadila bilang 'HABIS NAMA AYAH SUNDA PISAN" hahahahaha.....ayah bilang awas ya "nanti ayah bilang sama nenek karena nenek dan kakek kasih nama ayah kan pakai potong ayam.........(hehehe Nadila takut banget kalau sampai disampaikan sama neneknya).

Ada lagi cerita yang menarik dari NAdila, waktu dia naik kekelas 5. Selama ini Nadila pergi dan pulang selalu pakai jemputan. Suatu hari dia minta sama ayah dan bunda agar menandatangani surat pernyataan 'MENGIZINKAN ANAKNYA NAIK ANGKOT". Tentu saja ayahnya menolak mentah=mentah. Ya ayah ....paling takut terjadi apa=apa sama anak semata wayangnya itu. Tapi sepertinya dia cuek aja, dia bilang aku kan sudah besar,masa dianter-anter terus.....tapi tetap saja tidak diperbolehkan sama ayah.
Akhirnya dia cari akal om Bambang supir jemputannya dia bilangin untuk tidak menjemput dia lagi. Alhasil....jadilah dia naik angkot.
Tapi hari pertama dia naik angkot tersebut ayah dan bunda jadi heboh banget......takut kehilangan anaknya.
TERNYATA ANAKNYA ASYIK-ASYIK AJA, DAN PULANG DARI SEKOLAH DENGAN SELAMAT SAMPAI DIRUMAH.

Saat itulah saya dan ayahnya mulai menyadari bahwa anakku sudah mulai besar,.....